Berdirinya Pakta Pertahanan

By | December 17, 2020
Berdirinya Pakta Pertahanan

Berdirinya Pakta Pertahanan

Berdirinya Pakta Pertahanan

Berdirinya Pakta Pertahanan – Dalam Perang Dingin, dua blok yang terlibat mendirikan pakta pertahanan beranggotakan negara-negara sekutunya. Bagaimanakah keberadaan pakta pertahanan tersebut? Bagaimanakah peranannya bagi negara anggota? Berikut penjelasannya.

Setelah mempelajari bahasan ini, kalian akan mengetahui hal-hal yang mendorong didirikannya pakta pertahanan oleh kedua blok semasa Perang Dingin.

Keadaan dunia yang terbelah menjadi dua kubu, yakni Blok Barat dan Blok Timur membawa pengaruh pada terbentuknya organisasi-organisasi dengan tujuan serta keanggotaan yang spesifik. Hal ini dimaksudkan untuk memfokuskan diri pada kepentingan dan tujuan dari pembentukan organisasi. Salah satu bidang dengan kondisi seperti disebutkan sebelumnya adalah bidang keamanan. Ketegangan yang meningkat seiring adalah salah satu penyebab perlunya peningkatan keamanan bersama melalui pembentukan pakta. Dua pakta pertahanan yang dibentuk di masa Perang Dingin adalah:

NATO (North Atlantic Treaty Organization)

Pakta pertahanan ini dibentuk untuk menciptakan keamanan bersama bagi negara-negara yang berada di kawasan Atlantik Utara. NATO adalah perkumpulan negara-negara yang memfokuskan diri pada masalah pertahanan dan keamanan militer. Dibentuk pasca Perang Dunia II, NATO menjadi tanggapan atas terjadinya Perang Dingin antara Blok Barat dan Blok Timur. Pada masa awal berdirinya, NATO beranggotakan negara-negara di kawasan Atlantik Utara, seperti Albania, Belgia, Bulgaria, Kanada, Kroasia, Cekoslovakia, Denmark, Estonia, Perancis, Jerman, dan Yunani. Negara-negara ini adalah anggota pertama, sekaligus sebagai partisipan dalam penandatangan North Atlantic Treaty di Washington DC pada 4 April 1949.

Dalam perkembangan selanjutnya, NATO melakukan aliansi dengan negara-negara seperti Australia, Jepang, Korea Selatan dan Selandia Baru yang disebut partner countries. Secara umum, NATO dapat dikatakan berafiliasi erat dengan PBB untuk menjaga keamanan dunia, walaupun dalam porsi yang lebih kecil. Hal ini ditunjukkan dengan pasal utama dalam North Atlantic Treaty yang menyebutkan bahwa serangan bersenjata yang dianggap dapat membahayakan keamanan wilayah Atlantik Utara akan ditindaklanjuti dengan serangan militer jika diperlukan.

Ketika Uni Soviet runtuh sebagai negara seiring dengan berakhirnya Perang Dingin pada tahun 1991, NATO adalah satu-satunya pakta pertahanan dan keamanan militer yang masih berdiri. Organisasi mengalami perkembangan pesat setelahnya dan bahkan banyak dari negara-negara Eropa Timur, yang dahulu menjadi sekutu Uni Soviet, kini memilih bergabung dengan NATO.

PAKTA WARSAWA

Pakta Warsawa adalah pakta pertahanan keamanan yang dibentuk pada tahun 1955 di Warsawa, Polandia berdasarkan kesepakatan antara Uni Soviet dan beberapa negara Eropa Timur yang berideologi komunis. Kesepakatan tersebut dinamai Warsaw Treaty of Friendship, Cooperation and Mutual Assistance. Pembentukan Pakta Warsawa sekaligus merupakan jawaban dari Uni Soviet atas pembentukan NATO oleh Amerika Serikat semasa Perang Dingin. Anggota awal Pakta Warsawa adalah Uni Soviet, Bulgaria, Albania, Hungaria, Polandia, dan Rumania. Republik Demokratik Jerman atau Jerman Timur bergabung pada tahun 1956.

Pakta Warsawa dipimpin oleh seorang Panglima Tertinggi Unified Command yang dijabat oleh Wakil Pertama Menteri Pertahanan Uni Soviet. Organisasi ini dibubarkan pada tahun 1991 bersamaan dengan pembubaran Uni Soviet dan banyaknya negara anggota Pakta Warsawa yang beralih ke ideologi demokrasi.

Rangkuman

  1. NATO dibentuk untuk menciptakan keamanan bersama bagi negara-negara yang berada di kawasan Atlantik Utara.
  2. Pakta Warsawa adalah pakta pertahanan keamanan yang dibentuk pada tahun 1955 di Warsawa, Polandia berdasarkan kesepakatan antara Uni Soviet dan beberapa negara Eropa Timur yang berideologi komunis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *