Faktor Penyebab Konflik Sosial

By | January 3, 2021
Faktor Penyebab Konflik Sosial

Faktor Penyebab Konflik Sosial

Faktor Penyebab Konflik Sosial

Faktor Penyebab Konflik Sosial – Konflik adalah suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan/atau kekerasan. Apakah faktor penyebab konflik sosial? Mari simak bahasan berikut.

section-media

Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai faktor penyebab konflik sosial.

FAKTOR PENYEBAB KONFLIK SECARA UMUM

Secara umum, ada beberapa penyebab terjadinya konflik sosial, yakni:

  1. Perbedaan antar individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan
    Setiap manusia adalah individu yang unik. Artinya, setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya.
  2. Perbedaan kebudayaan
    Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan kebudayaan kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.
  3. Perbedaan kepentingan antar individu atau antar kelompok
    Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda.
  4. Situasi yang saling bertolak belakang atau kesenjangan
    Kesenjangan, terutama dalam bidang ekonomi, yang terlalu lebar antara kelompok-kelompok dalam masyarakat sangat berpotensi menjadi penyebab konflik.
  5. Perbedaan cara mencapai tujuan
    Perbedaan cara sebenarnya tidak akan menjadi masalah apabila dapat saling disesuaikan. Namun, bila cara yang digunakan untuk mencapai tujuan sifatnya saling bertentangan, maka sulit menghindarkan terjadinya konflik.
  6. Ketidaksamaan status
    Ketidaksamaan status pastinya akan menimbulkan perbedaan dalam hak dan kewajiban. Inilah yang rawan menimbulkan konflik, terlebih bila ada anggota masyarakat yang mulai mempertanyakan (menggugat) mengapa hak yang diterimanya lebih sedikit dibanding anggota lain, tetapi kewajibannya lebih banyak.
  7. Adanya perubahan sosial yang cepat dan mendadak dalam masyarakat
    Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Hal tersebut karena tidak semua anggota masyarakat mampu segera menyesuaikan diri.

FAKTOR PENYEBAB KONFLIK MENURUT PARA AHLI

Beberapa ahli juga memberikan pendapat mereka mengenai faktor penyebab konflik sosial, di antaranya :

  • Ibnu Khaldun
    Menurut Ibnu Khaldun, dinamika konflik dalam sejarah manusia sesungguhnya ditentukan oleh keberadaan kelompok sosial (* ‘ashobiyah), berbasis pada identitas, golongan, etnis, maupun tribal. Kelompok sosial pada struktur sosial manapun memberi kontribusi terhadap berbagai konflik. Hal tersebut dipengaruhi oleh sifat asal dan nafsu manusia yang mirip dengan hewan. Nafsu inilah yang mampu mendorong berbagai kelompok sosial menciptakan beragam gerakan untuk memenangi (to win) dan menguasai (to rule).
  • George Simmel
    George Simmel berpendapat bahwa, secara alamiah, konflik terjadi karena individu-individu dalam masyarakat kelihatannya bersemangat untuk berkonflik. Dan jika tidak ada isu-isu yang penting, mereka akan berkonflik karena isu-isu yang sepele.
  • Karl Marx
    Karl Marx mengemukakan bahwa konflik merupakan bentuk perjuangan revolusioner kelas proletariat atau buruh untuk mencapai perubahan sosial yang diharapkan, yakni terciptanya masyarakat tanpa kelas (classless society). Konflik terjadi karena kaum buruh tidak tahan lagi terus-menerus dieksploitasi oleh kaum borjuis atau pemilik alat-alat produksi. Para buruh akhirnya tak bisa bersabar lagi membiarkan dirinya dieksploitasi dengan jam kerja yang panjang dan upah murah, hingga akhirnya melakukan perlawanan. Marx meramalkan, perjuangan revolusioner tadi akan dimenangkan oleh buruh yang lantas mengakhiri dominasi kaum borjuis.
  • Max Weber
    Max Weber berpendapat, penyebab konflik sosial adalah stratifikasi sosial. Untuk memperoleh posisi yang lebih tinggi dalam pelapisan sosial, tak jarang individu harus berkonflik dengan individu atau kelompok lain yang juga menginginkan posisi tersebut.
  • Ralf Dahrendorf
    Ralf Dahrendorf mengemukakan bahwa konflik disebabkan oleh adanya otoritas atau kekuasaan. Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan dan pihak-pihak yang dikuasai pasti memiliki kepentingan yang saling bertentangan. Kepentingan kelas berkuasa, antara lain, mempertahankan posisinya. Sedangkan kepentingan kelas yang dikuasai adalah menentang kelas berkuasa dan merebut kekuasaan.

Rangkuman

  1. Seringkali suatu konflik tidak disebabkan oleh faktor tunggal, melainkan oleh kompleksitas sejumlah faktor yang saling terkait.
  2. Faktor penyebab konflik, misalnya perbedaan antar individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan, perbedaan latar belakang kebudayaan, serta perbedaan kepentingan antar individu atau antar kelompok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *