Jenis dan Peran RNA

By | December 21, 2020
Jenis dan Peran RNA

Jenis dan Peran RNA

Jenis dan Peran RNA

Jenis dan Peran RNA – Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang DNA dan kode genetik. Pada topik ini, kalian akan belajar tentang RNA. Apa itu RNA? Adakah perbedaan RNA dan DNA? Lalu, apa peran RNA? Temukan jawabannya dalam topik ini.

Masih ingatkah kalian dengan analogi tangga dan anak tangga untuk DNA? Nah, RNA merupakan hasil terjemahan dari salah satu untai ganda DNA. Untaian yang manakah itu? Ya, untaian sense DNA (3’-5’). Penerjemahan untai sense DNA menjadi RNA ini disebut dengan transkripsi DNA. RNA (RiboNucleic Acid) merupakan jenis asam nukleat kedua dalam sel, selain DNA. Oleh karena keduanya merupakan asam nukleat, maka komponen dasar pembentuknya pun sama yaitu basa nitrogen, gula pentosa, dan fosfat. Meskipun demikian, terdapat perbedaan diantara keduanya. Untuk lebih jelasnya, cermati karakteristik RNA berikut ini.

  1. RNA berupa untai tunggal (single helix).
  2. Basa nitrogen penyusun RNA meliputi basa purin (adenin dan guanin) dan pirimidin (urasil dan sitosin). Basa timin pada DNA digantikan dengan basa urasil (U).
  3. Jenis gula pentosanya adalah ribosa.

Perhatikan struktur RNA berikut.

section-media

RNA dikelompokkan menjadi tiga jenis. Apa saja?

rRNA (ribosom RNA)

rRNA merupakan RNA yang terdapat dalam sitoplasma, tepatnya pada organel ribosom. rRNA berfungsi sebagai tempat sintesis (pembentukan) protein.

mRNA (messenger RNA)

mRNA merupakan RNA terbesar dan terpanjang. mRNA berfungsi sebagai pembawa materi genetik dari DNA. RNA ini merupakan hasil terjemahan langsung dari DNA. Oleh karena itu, mRNA sering disebut juga sebagai kodon.

tRNA (transfer RNA)

tRNA merupakan untai RNA terpendek yang berfungsi untuk menerjemahkan urutan kodon yang dibawa oleh mRNA. Oleh karena itu, tRNA biasa disebut antikodon. Penerjemahan dilakukan dengan cara membawa jenis asam amino yang sesuai dengan urutan kodon mRNA. Jika jenis asam amino yang dibawa salah, maka protein yang terbentukpun salah, sehingga terjadilah kelainan genetika.

RNA banyak terdapat di dalam sitoplasma sel, terutama pada ribosom. Jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan tingkat kebutuhan protein dalam sel. Meskipun terdapat melimpah di sitoplasma, tetapi pembentukan RNA dari untai DNA hanya terjadi dalam nukleus, baru kemudian di bawa menuju ribosom dan hasil terjemahannya berupa mRNA. Untuk lebih mudahnya, perhatikan gambar berikut.

section-media

Dari gambar tersebut dapat kalian lihat, untai sense DNA diterjemahkan membentuk mRNA di dalam nukleus, kemudian dibawa ke ribosom (rRNA). Sebelum mRNA terbentuk, terdapat satu tahapan pemrosesan RNA. Tahapan ini dimaksudkan untuk menghilangkan komponen yang tidak dibutuhkan.

Apa itu? Untai sense DNA yang diterjemahkan mengandung dua macam segmen yaitu intron dan exon. Intron adalah segmen yang tidak mengandung gen sehingga tidak dapat diterjemahkan ke dalam protein, sedangkan exon adalah segmen yang mengandung gen. Segmen intron akan dipotong (splicing), sehingga hanya exon yang akan membentuk mRNA.

Adapun tahapan transkripsi DNA, yaitu sebagai berikut.

Inisiasi

Penempelan promoter pada titik awal unit transkripsi DNA untuk memulai transkripsi.

Elongasi

Penerjemahan unit transkripsi DNA dari ujung 3’ ke arah ujung 5’.

Terminasi

Berakhirnya penerjemahan unit transkripsi, yang dicirikan dengan promoter mencapai titik terminasi dan terlepas dari untai DNA. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut.

section-media

                                Lalu bagaimana dengan urutan kodon yang terbentuk?

 

section-media

Transkripsi di atas akan terus berlangsung sampai jumlah mRNA yang dibutuhkan oleh sel terpenuhi.

Untuk meningkatkan pemahaman kalian, kerjakan soal-soal yang telah tersedia. Selamat belajar!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *