Pengertian Renaissance dan Perkembangannya

By | December 18, 2020
Pengertian Renaissance dan Perkembangannya

Pengertian Renaissance dan Perkembangannya

Pengertian Renaissance dan Perkembangannya

Pengertian Renaissance dan Perkembangannya – Sebuah gerakan budaya yang berkembang pada periode kira-kira dari abad ke-14 sampai abad ke-17, dimulai di Italia pada Abad Pertengahan Akhir dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa. Meskipun pemakaian kertas dan penemuan barang metal mempercepat penyebaran ide-idenya dari abad ke-15 dan seterusnya, perubahan Renaissance tidak terjadi secara bersama maupun dapat dirasakan di seluruh Eropa. Apa itu Renaissance? Apa faktor penyebabnya? Agar kalian lebih memahaminya, mari kita simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Renaissance

Istilah Renaissance barasal dari bahasa Perancis yang berarti kebangkitan kembali. Orang yang pertama menggunakan istilah tersebut adalah Jules Michelet, sejarawan Perancis yang terkenal. Menurutnya, renaissance adalah periode penemuan manusia dan dunia serta bukan sekedar sebagai kebangkitan kembali yang merupakan permulaan kebangkitan modern. Bila dikaitkan dengan keadaan,renaissance adalah masa antara zaman pertengahan dan zaman modern yang dapat dipandang sebagai masa peralihan yang ditandai oleh terjadinya sejumlah kekacauan dalam bidang pemikiran.

Awal mula dari suatu masa baru ditandai oleh suatu usaha besar dari Descartes (1596-1650 M) untuk memberikan kepada filsafat suatu bangunan yang baru. Dalam bidang filsafat, zaman renaissance kurang menghasilkan karya penting bila dibandingkan dengan bidang seni dan sains. Namun diantara perkembangan itu, terjadi pula perkembangan dalam bidang filsafat. Descartes sering disebut sebagai tokoh pertama filsafat modern.

Humanisme dan individualisme merupakan ciri renaissance yang penting. Humanisme ialah pandangan bahwa manusia dapat mengatur dunia dan dirinya. Ciri utama renaissance ialah humanisme, individualisme, lepas dari agama (tidak mau diatur oleh agama), empirisme, dan rasionalisme. Hasil yang diperoleh dari watak itu ialah berkembangnya pengetahuan rasional. Filsafat berkembang bukan pada zaman renaissance, melainkan pada zaman sesudahnya (zaman modern).

Ciri utama filsafat pada masa renaissance adalah rasionalisme yang menetapkan bahwa kebenaran berpusat dari akal, tetapi setiap akal bergantung pada setiap objek yang menggunakanya. Oleh karena itu, seorang filosof rasionalis menekankan bahwa berpikir sebagai wujud keberadaan diri, jika seseorang berfikir berarti ia ada.

Perkembangan Renaissance di Italia

Kebudayaan renaissance di Italia berkembang karena pedagangan dan pelayaran setelah perang salib mengalami kemajuan pesat. Kota-kota Bandar Italia seperti Genua, Venesia mendapat monopoli dalam perdagangan antara Timur dan Barat. Hubungan antara Timur dan Barat menambah luasnya pengaruh ilmu-ilmu pengetahuan dan filsafat Arab di Eropa Barat. Kekuasaan kota-kota jatuh ketangan para pengusaha bank dan pemilik uang yang kekuasaanya kerap kali bermanfaat bagi kesenian. Sudah pasti, bahwa pertumbuhan kapitalisme turut mengambil bagian dalam perkembangan renaissance. Oleh karena itulah maka terdapat perkembangan yang tidak ada taranya dibidang seni patung dan bangunan, seni lukis dan kesusasteraan. Di samping itu, berkembang pula kesadaran nasional dan arti kewarganegaraan dengan kuatnya. Dengan Italia sebagai tempat kelahiran dan pusat, kemudian renaissance melebarkan sayapnya ke Perancis, Belanda, Inggris dan akhirnya Jerman.

Pengertian Humanisme

Humanisme berasal dari kata latin humanus dari kata homo yang berarti manusia. Humanus berarti sifat manusia. Pada masa renaissance muncul aliran yang menetapkan kebenaran berpusat pada manusia, yang kemudian disebut humanisme. Aliran ini memandang bahwa manusia adalah makhluk mulia yang semua kebutuhan pokok diperuntukan untuk memperbaiki spesiesnya. Humanisme sebagai suatu aliran dalam filsafat, memandang manusia itu bermartabat luhur, mampu menentukan nasib sendiri, dan dengan kekuatan sendiri mampu mengembangkan diri.

Pada abad pertengahan, manusia dianggap kurang dihargai sebagai manusia. Kebenaran diukur berdasarkan ukuran Gereja, bukan ukuran yang dibuat manusia. Humanisme menghendaki ukuran haruslah dibuat oleh manusia. Karena manusia mempunyai kamampuan berfikir, humanisme menganggap manusia dapat mengatur dirinya sendiri dan dunia.

Rangkuman

Renaissance berasal dari istilah bahasa Perancis yang berarti kelahiran kembali (rebirth). Ciri utama Renaissance adalah humanisme, Individualisme, lepas dari agama (tidak mau di atur oleh agama). Filsafat renaissance juga menetapkan bahwa kebenaran berpusat dari akal, tetapi setiap akal bergantung pada subjek yang menggunakanya. Oleh karena itu, filsafat rasionalis menekankan bahwa berfikir adalah wujud keberadaan diri, jika seseorang berfikir berarti dia ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *